Sekolah Sehat
Sekarang ini banyak
sekolah yang mengaku sekolah sehat, namun belum tentu sekolah tersebut memenuhi
kriteria sekolah sehat. Sekolah sehat adalah sekolah yang berhasil membantu
siswa untuk berprestasi secara maksimal dengan mengedepankan aspek kesehatan.
Definisi lain dari sekolah sehat adalah sekolah yang bersih, hijau, indah dan rindang,
peserta didiknya sehat dan bugar serta senantiasa berperilaku hidup bersih dan
sehat. Sekolah sehat selalu membangun kesehatan siswa baik jasmani maupun
rohani, melalui pemahaman, kemampuan dan tingkah laku, sehingga siswa bisa
mengambil keputusan yang terbaik untuk kesehatan mereka secara mandiri. Sekolah
sehat menyadari sangat pentingnya kesehatan siswa dalam membantu mereka
mencapai prestasi maksimal dan untuk meningkatkan standar kehidupan mereka.
Saat ini di Eropa khususnya Inggris,
seluruh sekolah sedang digalakkan mencapai kriteria sekolah sehat. Pada
dasarnya sekolah sehat adalah sekolah yang menyadari pentingnya
pembangunan kesehatan di bidang promotif dan preventif, bukan hanya di bidang
kuratif. Jadi adanya dokter di sekolah tidaklah menjamin
bahwa sekolah tersebut merupakan sekolah sehat. Apalagi jika dokter di
sekolah tersebut hanya datang seminggu sekali, atau sebulan sekali. Artinya
pendekatan yang digunakan oleh dokter tersebut adalah hanya pendekatan kuratif
dan rehabilitatif.
Sekolah sehat
mengedepankan pencegahan dan promosi kesehatan sehingga lebih utama mencegah
sakit daripada menunggu sakit.
Sehat itu sendiri mencakup 4
aspek yaitu sehat secara :
1. Fisik,
2. Psikis,
3. Sosial, dan
4. Spiritual.
Untuk itu, disusun kriteria
utama dari sekolah sehat yaitu adanya :
1. Program pendidikan
dan pelayanan kesehatan (health education and treatment),
2. Makanan sehat (healthy
eating),
3. Pendidikan olahraga (physical
activity),
4. Pendidikan mental (emotional
health and well being) serta
5. Program lingkungan
sekolah sehat dan aman (safe and healthy environment).
Jika suatu sekolah telah
melaksanakan 5 kriteria sekolah sehat tersebut di atas secara integratif dan
berkesinambungan maka bisa dikatakan bahwa sekolah tersebut memenuhi standar
sekolah sehat secara internasional..
Dokter tidak harus
menangani secara keseluruhan semua proses kelangsungan sekolah sehat tersebut.
Penanganan secara integratif yang melibatkan semua komponen sekolah memang
mutlak harus dilaksanakan pada suatu sekolah sehat. Guru kelas sebagai ujung
tombak pelaksanaan sekolah sehat, karena mereka berinteraksi langsung
dengan siswa. Kantin sekolah, psikolog, perawat sekolah, guru olahraga, TU
sampai dengan cleaning service berperan aktif secara kontinyu untuk mendapatkan
hasil yang maksimal. Intinya bahwa sekolah sehat tidak melulu pendidikan
kesehatan yang formal, namun lebih kepada suatu sistem untuk menciptakan suatu
budaya yang sehat, yang bisa diaplikasikan oleh seluruh komponen sekolah, yang
nantinya akan juga bisa berimbas pada lingkungan orang tua siswa dan
masyarakat.
Di Indonesia, konsep
sekolah sehat disederhanakan dan diringkas menjadi Trias UKS yaitu pendidikan
kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan sekolah sehat. Program UKS
dan sekolah sehat adalah suatu program yang saling melengkapi. Sebaiknya
pembangunan kesehatan di sekolah lebih mengedepankan aspek promotif-preventif
daripada kuratif, dan hasil dari program ini akan menjadi bekal anak-anak dalam
membangun kesehatan dirinya, keluarga, masyarakat, dan negara baik sekarang
maupun di masa depan nanti.
Sekolah sehat di Indonesia dapat dicapai
bila sekolah atau madrasah melaksanakan :
1) Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
melalui tiga program pokok UKS (Trias UKS); pendidikan kesehatan, pelayanan
kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat, serta
2) Melaksanakan upaya-upaya peningkatan melalui
program pendidikan jasmani.Pengertian UKS dan GOL UKS
a.
Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS ) adalah suatu usaha dan kegiatan yang
dilakukan pihak sekolah untuk memberikan pendidikan kesehatan, pelayanan
kesehatan dan pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat kepada
siswa yang membutuhkan pelayanan kesehatan pada tingkat pertama
(pertolongan pertama)
b. G O L Tim Pelaksana UKS Negeri 1 Sukodono
Generasi muda terbebas dari bahaya :
- Rokok
- Kenakalan remaja
- Kehamilan pra nikah
- HIV / AIDS
- Narkoba
- Kecacingan
- Anemia
Nah, sebelum kita menuju ke sekolah sehat, marilah kita awali daru hal kecil seperti mewujudkan kelas sehat, disini di kelas 11 Ipa 1 insyaalloh perlahan lahan mewujudkan kelas sehat.

No comments:
Post a Comment